Rabu, 17 Juli 2013

Pilihan > jawaban

Aku mulai bisu Tanpa suara
 seperti sang malam yang menghanyutkan
berjuta angan manusia menjadi sebait mimpi
Mimpi indah bahkan haru dan sedih..

Mengikuti suasana hatiku yang kosong
hanya satu kalimat yang berulang ulang kuucapkan dalam hati
bagaimana jika nanti kau dan aku bepisah dan kita bertemu orang lain, lalu apakah kita melupakan satu sama lain?

Aku dan kaupun hanya diam..
Sesekali menatap satu sama lain, lalu melihat kelangit dan aku berkata,
andai kan di dalam kehidupan tiada pilihan, pasti kita tidak akan berdiam seperti ini.
bisakah kau memberikan jawaban dari pertanyaanku?

Mengapa harus aku yang menjawab?
bukankah kau dapat tau sendiri jawabanya..
mungkin aku hanya tenang dengan jawaban darimu, teman.

Lihatlah disana, ada beribu bintang yang memiliki keindahan yang sama,
 namun warna mereka berbeda,
hanya ada biru dan merah
 
 Namun saat hari mulai terang bintang biru hilang,
hanya ada satu, yang berwarna merah..
Sekarang apa yang kau rasakan?
Hambar, sepi tidak menarik sama sekali,
dan jika itu hidupku maka  aku rasa ia sangat membosan kan.

Nah, sekarang kau kau tau jawabanya, dan bukan aku yang memberimu jawaban,
bahkkan dirimu sendiri..
kau dapat membayangkannya bahkan memasuki hkayalanmu sendiri untuk mengetahui jawabanya..

Dan, jika nanti kita menemui orang lain yang lebih baik dari ku dan kau,
apa kita saling melupakan?

Menurutmu?
otakku tak menemui jawabanya :/
  :)tidak semua pertanyaan dijawab ole otak,fikiran,dan akal sehat,
namun, ada saat dimana hanya hati yang tau..

Maka, dengarkan hatimu..
Saat kau sulit mendengarkan suara hatimu, ttutuplah matamu
dan diamlah…
Ya.. tidak akan .. kita tidak lebih baik, namun kita saling mengisi hingga kita SEMPURNA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar