Kau seperti terjatuh, terjatuh pada lumpur hitam pekat
semakin jauh terjatuh hingga sumur dangkal
hanya lembab oleh jamur dindingnya
hanya lembab oleh jamur dindingnya
Begitu jauhnya kah kau terjatuh?
Hingga aku tak dapat melihat mu dari sini,
dari tempatku..
bahkan aku tak kenal lagi rupa mu.
Hingga aku tak dapat melihat mu dari sini,
dari tempatku..
bahkan aku tak kenal lagi rupa mu.
Tapi aku masih bisa melihaat samar dirimu
tampaknya kau cukup bahagia dengan lumpur itu..
tapi ada risau,resah dihatimu..
namun lembutnya lumpur membuatmu lupa rasa itu..
tampaknya kau cukup bahagia dengan lumpur itu..
tapi ada risau,resah dihatimu..
namun lembutnya lumpur membuatmu lupa rasa itu..
Sekuat apapun tali untuk menarikmu dari dalam gua dangkal itu,
sepanjang apapun tali in mencapaimu..
tak kan cukup untuk bisa membuatmu naik..
sepanjang apapun tali in mencapaimu..
tak kan cukup untuk bisa membuatmu naik..
Aku,dia.. hanya bisa menunggu disini,
sedikit demi sedikit percikan air mata untuk mu dari sini
sedikit demi sedikit percikan air mata untuk mu dari sini
Hingga lemas jari jemari, berfikir mungkin menghilangkan lumpur dari tubuhmu..
Tapi apa?itu percuma dan hanya sia sia
lumpur itu semakin menutupi mu, hingga pandanganku buram melihat kau yang dulu..
lumpur itu semakin menutupi mu, hingga pandanganku buram melihat kau yang dulu..
Tuhan.. luluhkan lah hatinya saat melihat cahaya mu lagii..
cukup menjadi dirinya yang biasa..
apa yang aku fikir semoga semuanya salah :)
cukup menjadi dirinya yang biasa..
apa yang aku fikir semoga semuanya salah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar